MIMPlusLeksono

Loading

MADING KARYA SISWA

MADING KARYA SISWA

Mading Karya Siswa MI Muhammadiyah Plus Leksono: Kreativitas Anak dalam Kampanye Peduli LingkunganMI Muhammadiyah Plus Leksono terus menunjukkan konsistensinya dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan hidup kepada para siswa. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut terlihat dalam sebuah foto yang mendokumentasikan hasil karya mading bertema lingkungan hidup, yang dibuat oleh siswa dalam rangka mendukung Program Gerakan Berbudaya Peduli Lingkungan Hidup Sekolah (GBPLHS).Dalam foto tersebut, tampak sebuah mading penuh warna yang dipenuhi berbagai karya tangan siswa, mulai dari poster, puisi, gambar, hingga slogan-slogan ajakan untuk menjaga bumi. Tema besar yang diangkat adalah hemat energi dan pelestarian lingkungan, yang sejalan dengan tujuan kampanye GBPLHS. Setiap elemen yang terpajang mencerminkan semangat anak-anak dalam menyuarakan pentingnya merawat bumi dengan cara mereka sendiri.Poster-poster berisi pesan seperti “Matikan lampu saat tidak digunakan”, “Gunakan air secukupnya”, dan “Lestarikan pohon, selamatkan masa depan” terpampang jelas, dengan gambar-gambar yang menarik perhatian dan penuh makna. Beberapa karya juga menampilkan ilustrasi rumah hemat energi dan daur ulang sampah, menggambarkan pemahaman siswa terhadap konsep ramah lingkungan.Yang tak kalah menarik, mading ini juga dilengkapi dengan puisi dan pantun buatan siswa yang bertema lingkungan, menunjukkan bahwa kesadaran ekologis bisa disampaikan lewat berbagai bentuk ekspresi seni dan literasi.Melalui karya-karya ini, para siswa tidak hanya menunjukkan kreativitas mereka, tetapi juga menyampaikan pesan yang kuat kepada seluruh warga sekolah agar lebih peduli terhadap isu lingkungan. Foto mading ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi lingkungan bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, partisipatif, dan penuh makna.Kepala MI Muhammadiyah Plus Leksono menyampaikan apresiasinya atas semangat para siswa dan guru pembimbing dalam kegiatan ini. “Kampanye melalui mading ini adalah bagian dari upaya kami membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. Anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga berkarya dan menyampaikan pesan kebaikan lewat kreativitas mereka,” ujarnya.Mading karya siswa ini tak hanya menjadi pajangan semata, tapi juga media edukatif yang hidup di tengah sekolah—menjadi sumber inspirasi bagi semua untuk terus menjaga bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Visitor

0 0 0 1 3 1
Users Today : 1
Users Yesterday : 0
Users Last 7 days : 11
Users Last 30 days : 11
Users This Month : 11
Users This Year : 32
Total Users : 131
Views Today : 1
Views Yesterday :
Views Last 7 days : 121
Views Last 30 days : 121
Views This Month : 121
Views This Year : 168
Total views : 961
Who's Online : 0
Your IP Address : 66.249.75.234
Server Time : 2025-06-29